keberadaan
media yang berkembang pesat awal taun 2000an, dari semua lini mengalami
perkembangkan dan sangat terlihat di teknologi komunikasi yang mana
semua perusahaan berlomba untuk mengembangkan produk-produnya, munculah
merek-merek baru yang mulai bersaing dengan perusahan tua, dan dari
sebagian mereka ada yang tumbang salah satunya NOKIA, dimana perusahaan
itu menjadi raja ponsel nomor satu di dunia dalam beberapa tahun, jika
di lihat kurang apa perusahaan yang kurang lebih berumur 52 tahuan asal
firlandia tersebut, untuk produk-produk yang di tawarkan tidak
tangung-tangung pada tahuan Nokia 8800 Nokia 8800 di bandrol dengan
harga Rp. 1,4 milyar rupiah. namuna semakin ketatnya persaingan perusaah
besar berlomba-lomba mengeluarkan ponsel dengan harga yang murah dengan
spesifikasi yang cukup canggih dengan har gak sampe 200 ribu rupiah,
masyarakat sudah bisa mendapatkan di konter-konter terdekat, di lengkapi
dengan kamera, mp3, mp4 dan radio, sedangkan perbandingan dengan
keluaran nokia dengan harga hampir 500 ribu baru bisa mengunakan mp3
saja dan SIM tunggal beda dengan produk-produk baru Dengan SIM double.
masyarakat mulai beralih ke hp murah dan satu orang memiliki lebih dari
satu handphone.
Singkat cerita di awal sekitar tahun 2007 google meluncurkan sintem android yang kala itu di tanamkan di handpone htc, singakat cerita di versi android 2.3 gengerbrad di tahun 2010, mulai banyak yang mengunakan dan di tahun 2015 ini android merajai pasar ponsel dunia, hampir semua perusahaan menanamkan oprasional ini. dan sekarang seluruh oprator seluler berlomba-lomba menjual pulsa dalam bentuk data internet yang dahulunya hanya untuk sms dan nelpon. dan bermunculah pencipta-pencipta aplikasi mulai dari perorangan hingga perusahaan, mulai dari anak sekolah dasar hingga perguruan tinggi mengunakan android. oprasional yang sangat cangih dilengkapi kamera beresolusi tinggi kecepatan internet yang sebanding dengan dengan komputer bahkan ada yang melebihi. jika kita lihat dari perkembangannya bagai mana bentuk ponsel-ponsel di tahun 2020 dan seterusnya, mungkin segede upil atau lebih kecil lagi dengan sensor suara atau kedipan mata ponsel itu langsung beroprasi. yang jelas dengan perkembangannya zaman mari sama-sama kita menjadi pemain disana bukan hanya penonton yang hanya bisa membeli-membeli dan terciptanya generasi yang hindonis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar